Thursday, June 8, 2017

Hal Menarik dari Boneka Disney

Dalam The Incredibles, Tuan Incredible sangat terpaksa meninggalkan profesi pahlawan supernya serta mencari pekerjaan.
Topik ini paling merasa dalam Toy Story serta dua film kelanjutan yang memilukan hati, namun juga tersirat dalam film-film Pixar setelah itu. Jual Kado Wisuda

Finding Nemo dilandasi kegelisahan bapak Nemo, orangtua tunggal yang mengantar anaknya ke sekolah. Di film Monsters, Inc., Sulley serta Mike yaitu pekerja umum yang bekerja di pabrik setiap pagi, serta anak di film itu, Boo, yaitu problem yang perlu mereka hadapi.

Pada film Up, Carl Fredricksen yaitu seseorang duda tua renta dalam kepahitan hidup, yg tidak pernah rasakan petualangan melingkari dunia yang dia serta mendiang istrinya pernah rencanakan. Dia, selanjutnya, harus juga punyai urusan dengan anak kecil yang perlu diurus.
Serta ada The Incredibles, Tuan Incredible sangat terpaksa meninggalkan profesi jadi pahlawan super serta mencari pekerjaan di perusahaan.

Film ini menyampaikan beberapa hal mengenai pemikiran Pixar lewat satu karakter yang coba wujudkan mimpi saat kecilnya, bernama Syndrome, tokoh jahat yang selesai dihisap oleh mesin jet.
Kekeliruan Syndrome, yang mungkin saja bisa disibakkan Buzz padanya, yaitu memikirkan kalau dia dapat terbang, walau sebenarnya tidak. Lalu, hal paling baik yang dapat kita berharap yaitu dia dapat ‘jatuh dengan apik’.


DisneyHak atas fotoDISNEY I PIXAR
Image caption
Menurut Inside Out, setiap orang diperintah oleh kebahagiaan, rasa sedih, takut, geram serta jijik.
Film paling baru Pixar, The Good Dinosaur, mungkin saja yaitu film pertama yg tidak mengangkat kekecewaan orang dewasa, karna pahlawannya yaitu bocah lelaki, walaupun itu yaitu dinoasurus.
Namun film lain yang launching pada 2015, Inside Out, tetaplah mempunyai perspektif itu. Di satu level, Inside Out memanglah bercerita mengenai saat pra-remaja dari bocah berumur 11 th. bernama Riley, yang mengeksplorasi dunia seperti Bambi atau Pinocchio.

Namun tidak seperti Bambi atau Pinocchio, sosok Riley sendiri didorong jadi latar saja, bukanlah yang paling utama.
Karakter yang paling utama, yaitu profil orangtua yang digambarkan jadi emosi-emosi yang begitu perhatian pada anak ini.
Serta apa sajakah emosi itu? Menurut Inside Out, tiap-tiap manusia mempunyai lima emosi paling utama, yakni bahagia, sedih, takut, geram, serta jijik. Mendiang Ingmar Bergman, sutradara populer yang pakar menyampaikan psikologi realisme, saya fikir, mungkin saja berasumsi citraan psikologi ini sangat gelap.

Namun, Bergman serta mungkin saja sutradara sekalian penulis lain mungkin saja bakal bangga dengan pelajaran paling utama film ini : kalau tiap-tiap orang menanggung derita di satu saat, serta itu tidak jadi masalah. Tersebut inti dari saat dewasa.

Banyak pemirsa menitikkan air mata saat Riley belajar hal tersebut di Inside Out. Namun Buzz Lightyear sudah tahu hal tersebut di Toy Story mulai sejak 20 th. lantas.

No comments:

Post a Comment